Di kamarku yang sepi, sambil mendengarkan rintik hujan malam ini, aku hanya bisa diam dan merenung. Mungkin, aku perempuan paling bodoh yang pernah kamu temui, perempuan yang pernah tak memberimu kepastian apapun saat kamu mengungkapkan semua perasaanmu. Apa kamu tau saat kamu mengungkapkan semua perasaanmu?
Aku merasa bahagia, sangat bahagia ketika mendengar kamu mempunyai rasa yang sama seperti aku. Tapi entah apa yang ada di pikiran ku saat itu, sampai aku mengabaikan ucapanmu, sampai aku tak memberimu jawaban apapun, bahkan kini rasanya tak ada kesempatan yg kamu berikan untuk ku. Dan ketika aku tahu kamu memutuskan pergi dengan wanita lain, tiba-tiba rasa penyesalan datang, menertawakan ku bersama dengan kepergian mu.
Aku ingat bagaimana saat awal pertama kali kau menyapa ku, aku ingat bagaimana pertama kali kita dekat, Bagaimana kamu yang selalu terlihat tersenyum ketika bersamaku, memaksa aku untuk terus mengajari mu membuat balon dari permen karet, aku ingat bagaimana ketika kita melihat kembang api tahun lalu, kamu mengajak ku melihat kembang api yang paling indah menurut mu. Aku ingat, sangat ingat!
Semuanya sudah ku kemas rapi. Malam ini satu pelajaran hidup lagi yang aku dapat "1 hal yang tidak akan pernah kembali: waktu & kenangan" semua berlalu dan semua cerita harus punya akhir, tapi rasanya ini bukan akhir yang aku harapkan tak adil jika pada akhirnya aku tahu, kamu tak pantas diperjuangkan sedalam ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar